Selamat Datang di Website Resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso
Depan

Dengan visi Masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat dan misi Membuat rakyat sehat, Departemen Kesehatan telah merumuskan 4 grand strategy yang salah satunya adalah: Meningkatkan sistem surveilans, monitoring dan informasi kesehatan dengan salah satu produknya adalah Berfunginya sistem informasi kesehatan yang evidence based di seluruh Indonesia. Untuk itu Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso mengembangkan Sistem Informasi Kesehatan Berbasis Website, meliputi semua indikator kesehatan yang utama tentang status kesehatan (angka kematian, angka kesakitan, angka kecelakaan, angka disabel, status gizi), kesehatan lingkungan (lingkungan fisik), pengetahuan-sikap-perilaku kesehatan (Flu burung, HIV/AIDS, perilaku higienis, penggunaan tembakau, minum alkohol, aktivitas fisik, perilaku konsumsi) dan berbagai aspek mengenai pelayanan kesehatan (akses, cakupan, mutu layananan, pembiayaan kesehatan). Sistem Informasi Kesehatan tersebut bukan saja berskala Kabupaten, tetapi harus dapat menggambarkan indikator kesehatan minimal sampai tingkat Kelurahan.
Terakhir Diperbaharui (Kamis, 02 Juni 2011 20:41)
Kekurangan Tenaga Medis,Dinkes ajukan penerimanaan jalur khususKabupaten Bondowoso masih kekurangan tenaga medis dan belum memenuhi standard kebutuhan. Sehingga beberapa puskesmas yang rata-rata berada di daerah pedesaan masih kekurangan, termasuk petugas di pustu dan tenaga administrasi. Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, dr. Imron menjelaskan, tenaga yang kurang tersebut telah diajukan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD), untuk diajukan kembali usulan penerimaan jalur khusus, mengingat tahun ini Bondowoso menunda perekrutan pegawai baru. Penderita DB di Bondowoso Meningkat Hampir 100 PersenKasus Demam Berdarah (DB) masih terus ditemukan di Kabupaten Bondowoso. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Bondowoso, penderita DB meningkat hampir 100 persen dibanding tahun 2012. Arif Sudibyo, Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Bondowoso Senin (20/5/2013) mengatakan, sepanjang tahun 2012 tercatat ada 163 penderita DB yang 5 diantaranya meninggal dunia. Sedangkan di tahun 2013, sejauh ini sudah tercatat 169 kasus demam berdarah.
|
Tercemar Bakteri E-Coli, Dinkes Gencar Koordinasi Penguatan Jejaring/Sektoral Kualitas Air BersihDinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso menggelar rapat koordinasi dalam rangka Penguatan Jejaring/Sektorial Kualitas Air Bersih, di aula Dinas Kesehatan Bondowoso, Selasa (21/5). Rapat koordinasi yang dihadiri oleh sekitar 42 orang peserta tersebut, melibatkan berbagai pihak diantaranya dari Dinkes Provinsi Jawa Timur, Bapedda Bondowoso, Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Bondowoso, PDAM Bondowoso, dan pengusaha depot air minum di Bondowoso. Cegah Wabah Difteri, Dinas Kesehatan Berikan ImunisasiSeluruh Kabupaten se Jawa Timur termasuk Bondowoso secara serentak melaksanakan Kegiatan Sub PIN Difteri. Ini merupakan pemberian imunisasi putaran kedua, setelah sebelumnya dilakukan pada November 2012.
Terakhir Diperbaharui (Senin, 20 May 2013 11:22) |















